Langsung ke konten utama

Risiko pada Vault Provider

  • Ketergantungan terhadap DEX: Dimitigasi melalui proses uji kelayakan (due diligence), pemantauan langsung, serta rencana penarikan darurat.
  • Kegagalan Oracle: Menggunakan konfigurasi multi-oracle dengan protokol cadangan (fallback).
  • Kesalahan Logika Biaya: Pencatatan High Water Mark (HWM) secara individual, jejak audit (audit trail), serta mekanisme perlindungan pengembalian dana.

Risiko pada Penyedia Data

  • Kualitas dan Ketersediaan Data: Validasi dari berbagai sumber, cadangan real-time, serta perjanjian tingkat layanan (SLA) dengan penyedia data.
  • Keamanan: Pengendalian akses, deteksi anomali, dan protokol respons insiden.

Risiko pada Strategy Curator

  • Pemilihan Pool: Penerapan kriteria ketat terkait likuiditas, volume, dan tingkat volatilitas.
  • Bias Backtesting: Pengujian out-of-sample, simulasi Monte Carlo, serta paper trading secara live.
  • Keterbatasan Kapasitas: Ambang batas yang dimodelkan, alokasi modal bertahap, dan diversifikasi ke berbagai pool.

Pengawasan Guardian

  • Penyimpangan Kinerja: Memantau deviasi terhadap model dan memicu proses kalibrasi ulang.
  • Celah Pemantauan: Sistem redundan dengan pemeriksaan kesehatan (health checks).
  • Respons Lambat: Jalur eskalasi insiden yang jelas serta simulasi respons berbasis peran.