Langsung ke konten utama
  1. Tujuan Risk Disclosure (“Pengungkapan Risiko”) ini diterbitkan oleh Tumbuh untuk memberikan informasi kepada pengguna mengenai risiko yang terkait dengan akses, interaksi, atau transaksi melalui Protokol Tumbuh (“Protokol”), termasuk namun tidak terbatas pada situs web yang beralamat di tumbuh.fi, seluruh antarmuka yang memfasilitasi akses ke Protokol, serta setiap vault, aplikasi, atau produk turunan yang dikembangkan oleh Tumbuh maupun pihak ketiga yang menggunakan atau mengintegrasikan komponen Protokol (secara bersama-sama disebut sebagai “Produk”). Pengungkapan Risiko ini menjelaskan risiko material yang melekat pada sistem keuangan terdesentralisasi (“DeFi”) serta tanggung jawab pengguna saat berinteraksi dengan Protokol.
  2. Ruang Lingkup Pengungkapan Risiko ini berlaku untuk seluruh bentuk interaksi dengan Protokol, termasuk namun tidak terbatas pada:
    (a) eksekusi transaksi smart contract;
    (b) partisipasi dalam tata kelola (jika berlaku);
    (c) penggunaan seluruh antarmuka, layanan, atau alat terkait; dan
    (d) interaksi dengan sistem, vault, atau aplikasi pihak ketiga yang mengintegrasikan Protokol.
    Dengan mengakses Protokol, pengguna dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui ketentuan dalam Pengungkapan Risiko ini.
  3. Pernyataan Umum Protokol merupakan sistem teknologi terdesentralisasi, tanpa izin (permissionless), dan bersifat eksperimental.
    Dengan menggunakan Protokol, pengguna menyatakan bahwa:
    • Teknologi DeFi bersifat eksperimental dan dapat tidak berfungsi sebagaimana mestinya;
    • Pengguna bertanggung jawab penuh untuk memahami seluruh risiko yang terkait; dan
    • Pengguna menanggung sepenuhnya risiko kerugian yang timbul dari penggunaan Protokol.
    Dalam keadaan apa pun, Tumbuh tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari interaksi pengguna dengan Protokol.
  4. Sifat Eksperimental Teknologi Protokol, termasuk namun tidak terbatas pada smart contract, vault, komponen perangkat lunak, serta seluruh interaksi blockchain yang terkait, bersifat eksperimental.
    Protokol disediakan “sebagaimana adanya” (as is) dan “sebagaimana tersedia” (as available) tanpa jaminan apa pun, baik tersurat maupun tersirat, termasuk namun tidak terbatas pada jaminan kelayakan komersial, kesesuaian untuk tujuan tertentu, kepemilikan, atau non-pelanggaran.
    Penggunaan Protokol dapat mengakibatkan hasil yang tidak terduga, termasuk kehilangan aset digital secara permanen.
  5. Risiko Umum 5.1 Volatilitas Pasar Pasar aset digital bersifat volatil. Nilai aset dapat berfluktuasi secara signifikan, yang dapat memengaruhi nilai atau kegunaan aset digital yang digunakan dalam Protokol. 5.2 Risiko Regulasi dan Hukum Lingkungan regulasi untuk DeFi masih belum pasti. Perkembangan regulasi, tindakan penegakan hukum, atau perubahan peraturan yang berlaku dapat berdampak negatif terhadap kemampuan pengguna untuk mengakses atau menggunakan Protokol. Pengguna bertanggung jawab penuh untuk memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.
  6. Risiko Keamanan 6.1 Ancaman Keamanan Siber Penggunaan Protokol dapat mengekspos pengguna pada risiko keamanan siber, termasuk phishing, malware, serangan penolakan layanan (denial-of-service), eksploitasi kerentanan yang belum diketahui, serta tindakan berbahaya lainnya. Tumbuh tidak menjamin ketahanan terhadap ancaman tersebut. 6.2 Kerentanan Smart Contract Smart contract dapat mengandung cacat, bug, atau kerentanan—baik yang telah diketahui maupun yang belum ditemukan—yang dapat dieksploitasi dan menyebabkan kehilangan, pencurian, atau gangguan terhadap aset. 6.3 Advanced Persistent Threats Pelaku dengan tingkat kecanggihan tinggi, termasuk entitas yang disponsori negara, dapat menargetkan Protokol. 6.4 Ketidakpastian Teknologi Perkembangan teknologi di masa depan (misalnya kemajuan dalam kriptografi atau komputasi kuantum) dapat melemahkan asumsi keamanan yang mendasari sistem blockchain.
  7. Risiko Teknis 7.1 Kegagalan Perangkat Lunak Protokol bergantung pada perangkat lunak yang kompleks dan dapat mengalami malfungsi atau berperilaku tidak terduga. 7.2 Cacat Arsitektur atau Logika Kesalahan atau kelemahan dalam desain teknis maupun implementasi dapat menyebabkan operasi yang tidak diinginkan, termasuk kehilangan aset.
  8. Risiko Spesifik Protokol 8.1 Risiko Eksekusi Smart Contract Eksekusi transaksi pada Protokol dapat tidak berjalan sebagaimana mestinya akibat logika smart contract, kondisi jaringan, atau kesalahan pengguna. 8.2 Risiko Likuidasi (Jika Berlaku) Beberapa vault atau strategi tertentu dapat menerapkan persyaratan jaminan atau mekanisme likuidasi. Kegagalan dalam menjaga tingkat jaminan yang memadai atau memantau kesehatan posisi dapat mengakibatkan likuidasi yang bersifat final dan tidak dapat dibatalkan. 8.3 Ketersediaan Layanan Tumbuh tidak menjamin bahwa Protokol akan selalu tersedia, bebas dari kesalahan, atau beroperasi secara tepat waktu.
  9. Risiko Pihak Ketiga 9.1 Ketergantungan pada Oracle dan Layanan Eksternal Protokol dapat bergantung pada layanan eksternal, termasuk oracle harga, data feed, node RPC, atau smart contract pihak ketiga.
    Kegagalan, keterlambatan, manipulasi, atau ketidakakuratan layanan tersebut dapat berdampak negatif terhadap kinerja Protokol.
    9.2 Ketergantungan pada Pihak Ketiga Beberapa fungsi Protokol dapat bergantung pada tindakan yang tepat dan tepat waktu dari pihak ketiga.
    Tumbuh tidak bertanggung jawab atas kegagalan yang timbul akibat tindakan atau kelalaian pihak ketiga.
  10. Komponen Open-Source dan Eksperimental Protokol mengintegrasikan teknologi open-source dan komponen eksperimental.
    Teknologi tersebut dapat mengandung cacat, tidak memiliki jaminan pemeliharaan, atau berinteraksi secara tidak terduga dengan sistem lain.
  11. Tanggung Jawab Pengguna 11.1 Kepatuhan Hukum Pengguna bertanggung jawab sepenuhnya untuk mematuhi seluruh hukum dan peraturan yang berlaku, termasuk perpajakan, anti pencucian uang (AML), pencegahan pendanaan terorisme (CTF), dan regulasi sanksi. 11.2 Kustodi dan Keamanan Pengguna bertanggung jawab penuh atas pengamanan private key, seed phrase, kredensial wallet, serta perangkat akses.
    Tumbuh tidak dapat memulihkan atau membatalkan kehilangan akses tersebut.
    11.3 Tanggung Jawab Transaksi Transaksi blockchain bersifat final dan tidak dapat dibatalkan. Pengguna bertanggung jawab untuk memverifikasi seluruh detail transaksi sebelum melakukan konfirmasi. 11.4 Keamanan Operasional Pengguna wajib menerapkan praktik keamanan yang memadai untuk melindungi aset digitalnya. 11.5 Due Diligence Pengguna disarankan untuk melakukan riset independen dan mencari nasihat profesional jika diperlukan.
  12. Ketidakpastian Hukum Perubahan hukum, regulasi baru, atau tindakan penegakan dapat membatasi, mengubah, atau melarang akses ke Protokol.
    Pengguna bertanggung jawab untuk memantau dan mematuhi kewajiban hukum yang berlaku.
  13. Tidak Ada Nasihat Profesional Informasi yang disediakan oleh Tumbuh bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi, keuangan, hukum, atau profesional lainnya.
    Pengguna tidak boleh mengandalkan informasi tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan keuangan.
  14. Tidak Ada Kewajiban Fidusia Tumbuh tidak bertindak sebagai pihak fidusia bagi pengguna mana pun.
    Dengan menggunakan Protokol, pengguna mengakui bahwa tidak ada kewajiban fidusia yang timbul, dan seluruh keputusan keuangan merupakan tanggung jawab pengguna sendiri.
  15. Penerimaan Risiko dan Pembatasan Tanggung Jawab Dengan mengakses Protokol, pengguna secara tegas mengakui dan menerima seluruh risiko yang dijelaskan dalam dokumen ini.
    Sejauh diizinkan oleh hukum yang berlaku, Tumbuh melepaskan tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari:
    • Penggunaan atau penyalahgunaan Protokol
    • Pelanggaran atau kerentanan keamanan
    • Tindakan regulasi
    • Gangguan layanan
    • Kegagalan pihak ketiga
    • Volatilitas pasar
    Pengguna setuju untuk membebaskan dan mengganti rugi Tumbuh dari setiap klaim yang timbul akibat penggunaan Protokol.
  16. Pelaporan Insiden dan Transparansi Tumbuh berupaya menjaga transparansi apabila terjadi insiden keamanan atau kegagalan material.
    Tumbuh dapat, namun tidak berkewajiban, mengungkapkan insiden tersebut kepada publik.
    Pengungkapan tersebut tidak menciptakan tanggung jawab atas kerugian yang timbul.
  17. Langkah Mitigasi Tumbuh menerapkan praktik keamanan sesuai standar industri, termasuk audit independen oleh pihak ketiga.
    Namun, langkah-langkah tersebut tidak menghilangkan seluruh risiko yang ada.
  18. Pernyataan Pengguna
Dengan berinteraksi dengan Protokol Tumbuh, pengguna menyatakan bahwa mereka:
  1. Telah membaca dan memahami Pengungkapan Risiko ini;
  2. Menerima dan menanggung seluruh risiko yang terkait;
  3. Mengakui bahwa Tumbuh tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung; dan
  4. Menyetujui untuk terikat oleh seluruh ketentuan yang tercantum di dalamnya.