Cara Tumbuh Smart Rebalance Menghasilkan Imbal Hasil
Tumbuh Smart Rebalance mengoptimalkan penyediaan likuiditas melalui dua model strategi yang saling melengkapi:1. Passive Market Making
1. Passive Market Making
Vault mengalokasikan dana ke AMM seperti Morpho, Aerodrome, dan pasar likuiditas terkonsentrasi lainnya. Strategi yang digunakan meliputi:
- Penempatan tick yang cerdas untuk memaksimalkan perolehan fee
- Minimasi risiko impermanent loss (IL)
- Optimalisasi berkelanjutan berdasarkan volatilitas pasar
- Rebalancing secara real-time
- Manajemen rentang likuiditas yang dinamis
- Analitik prediktif untuk menyesuaikan strategi terhadap perubahan volatilitas
2. Protocol-Managed Market Making
2. Protocol-Managed Market Making
Dalam strategi ini, vault beroperasi atas nama penerbit token, proyek stablecoin, atau bursa untuk menjaga efisiensi harga. Pendekatan ini mencakup:
- Pasangan anchor stablecoin (misalnya BTC/USDT, USDC/DAI)
- Pasangan aset volatil dengan perlindungan IL
- Logika cooldown kustom untuk exit strategis dan pengurangan slippage
Komposisi Imbal Hasil
APY vault dihasilkan dari tiga komponen utama:- Pendapatan Fee dari posisi LP di pasar likuiditas terkonsentrasi
- Spread Capture dari aktivitas market making saat harga bergerak di dalam rentang likuiditas
- Utilization Premium, yaitu tambahan imbal hasil berdasarkan tingkat permintaan terhadap vault tertentu
Pelacakan Data & Pencatatan Reward
Untuk memastikan perhitungan imbal hasil yang transparan dan akurat, Tumbuh mencatat:- Seluruh peristiwa pengambilan fee dari DEX
- Aktivitas swap yang terjadi di dalam rentang likuiditas vault
- Konversi fee yang terkumpul ke IDRX menggunakan harga berbasis timestamp
Struktur Data Snapshot
Data dicatat secara berkala setiap 10 menit dan disimpan pada tingkat pengguna.Setiap snapshot mencakup informasi berikut:
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Jumlah Fee Token A Pengguna | Total fee perdagangan yang diperoleh pengguna dalam Token A pada pasangan likuiditas. |
| Jumlah Fee Token B Pengguna | Total fee perdagangan yang diperoleh pengguna dalam Token B, sebagai aset kedua dalam pasangan likuiditas. |
| Jumlah Reward Token C Pengguna | Reward insentif tambahan dalam Token C (misalnya emisi dari protokol mitra). |
| Jumlah Reward Token D Pengguna | Reward insentif sekunder dalam Token D, jika berlaku. |
| Reward Baru Pengguna (USD) | Reward yang diperoleh sejak snapshot sebelumnya, dikonversi ke USD berdasarkan harga berbasis timestamp. |
| Reward Kumulatif Pengguna (USD) | Total pendapatan sepanjang waktu pengguna hingga snapshot ini, dinyatakan dalam USD. |
- Perhitungan reward yang transparan dan dapat diverifikasi
- Akuntansi yang akurat untuk berbagai jenis token
- Insight real-time terhadap pendapatan dalam denominasi token maupun ekuivalen USD/IDRX
- Dasar yang konsisten untuk pelaporan, peringkat leaderboard, dan pembaruan dashboard pengguna
Biaya dan Risiko
| Biaya Kinerja | Biaya Penarikan | Risiko |
|---|---|---|
| Dikenakan hanya saat keuntungan terealisasi | Tidak ada, kecuali ditentukan protokol | Risiko smart contract, kegagalan protokol mitra, risiko depeg stablecoin |
- Struktur Biaya
- Biaya Kinerja (Performance Fee)
- Biaya Pengelolaan (Management Fee)
- Perlindungan Pengguna & Fleksibilitas Exit
Tumbuh menggunakan model biaya berbasis kinerja yang transparan dan selaras dengan kepentingan pengguna, protokol, serta penyedia strategi. Seluruh biaya diterapkan secara on-chain dan dapat dipantau langsung melalui dashboard vault.